Rabu, 24 Juni 2026

Dinas Perikanan Donggala Perkuat Manajemen Usaha Pembudidaya Tambak, Dorong Produksi dan Kemandirian Kelompok

Kepala Dinas Perikanan, Ali Assegaf saat memberikan arahan kepada masyarakat petambak di Sojol.

DONGGALA – Upaya meningkatkan produksi perikanan budidaya di Kabupaten Donggala tidak hanya dilakukan melalui bantuan sarana produksi dan pendampingan teknis. Dinas Perikanan Kabupaten Donggala kini fokus memperkuat kapasitas pembudidaya melalui penerapan manajemen usaha sederhana yang dinilai menjadi kunci keberlanjutan usaha tambak di masa depan.

Program tersebut sejalan dengan visi Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, yang mendorong penguatan sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Menurutnya, peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha secara profesional dan mandiri.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ir. Ali Assegaf, S.Pi., M.H., mengatakan pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada aspek teknis budidaya, tetapi juga pada penguatan kelembagaan kelompok pembudidaya.

Salah satu langkah yang didorong adalah penerapan sistem hamparan, yakni pola budidaya dengan penebaran benih dan panen secara serentak dalam satu kawasan. Pola tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat koordinasi antaranggota kelompok.

“Melalui sistem hamparan, pembudidaya dapat mengatur siklus produksi secara lebih terencana. Selain meningkatkan efisiensi, pola ini juga memperkuat kerja sama dan solidaritas antaranggota kelompok,” ujar Ali Assegaf.

Selain itu, para pembudidaya diarahkan untuk menyusun kalender budidaya sederhana yang berfungsi sebagai panduan dalam menentukan pola usaha berdasarkan kondisi musim dan iklim. Pencatatan tersebut memungkinkan pembudidaya menyesuaikan komoditas yang dibudidayakan, seperti udang pada musim kemarau dan bandeng pada musim hujan melalui sistem polikultur.

Menurut Ali, kemampuan membaca pola musim menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas tambak sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat perubahan cuaca.

Tidak hanya itu, Dinas Perikanan juga mendorong kelompok pembudidaya untuk mulai membiasakan pencatatan usaha secara sederhana, mulai dari biaya produksi, hasil panen, hingga jadwal kegiatan budidaya. Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar pengembangan usaha yang lebih modern dan terukur.

“Administrasi usaha yang baik akan menjadi aset penting bagi pembudidaya. Data usaha yang tersusun rapi dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja usaha sekaligus menjadi persyaratan ketika mengakses pembiayaan atau kredit usaha di masa mendatang,” jelasnya.

Program penguatan manajemen usaha tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Donggala dalam menciptakan pembudidaya yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki daya saing dan kemampuan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan bahwa pembangunan sektor perikanan harus mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat pesisir. Karena itu, penguatan sumber daya manusia dan tata kelola usaha menjadi perhatian penting pemerintah daerah.

“Pembudidaya harus tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri, memiliki perencanaan yang baik, serta mampu mengelola usahanya secara profesional. Jika itu terwujud, sektor perikanan akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Donggala,” tegas Vera.

Dinas Perikanan optimistis berbagai program pendampingan yang saat ini dijalankan akan berdampak positif terhadap peningkatan produksi perikanan budidaya pada tahun 2026. Sebagai gambaran, produksi perikanan budidaya Kabupaten Donggala pada tahun 2025 tercatat mencapai 23.752 ton.

Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, pada awal Juni mendatang Dinas Perikanan juga akan menempatkan alat berat anti rawa guna mendukung perluasan kawasan budidaya tambak. Kehadiran alat berat tersebut diharapkan dapat mempermudah pembukaan lahan produktif baru sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pembudidaya di berbagai wilayah Kabupaten Donggala.

Dengan kombinasi antara penguatan manajemen usaha, pendampingan teknis, dan dukungan sarana produksi, Pemerintah Kabupaten Donggala optimistis sektor perikanan budidaya akan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun pencapaian target produksi nasional. (uj)

banner 325x300