DONGGALA – Ketersediaan fasilitas perbankan di kawasan Pelabuhan Donggala kembali menjadi perhatian masyarakat. Warga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala segera menghadirkan ATM center guna memudahkan aktivitas transaksi keuangan para penumpang kapal maupun masyarakat sekitar.
Saat ini, belum adanya mesin ATM di area pelabuhan membuat masyarakat harus menuju pusat kota untuk melakukan penarikan tunai maupun transaksi lainnya. Kondisi tersebut dinilai kurang praktis, terutama bagi penumpang yang memiliki waktu terbatas.
Ketua LSM Donggala Hijau, Helmi, mengatakan kebutuhan ATM di pelabuhan sudah mendesak. Menurutnya, pelabuhan merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang cukup padat sehingga sudah selayaknya dilengkapi fasilitas pendukung perbankan.
“Keberadaan ATM center akan sangat membantu masyarakat. Penumpang kapal tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota hanya untuk mencari ATM,” ungkap Helmi.
Ia menjelaskan, pembangunan ATM center tidak memerlukan area yang luas. Dengan ukuran sekitar 3×4 meter, beberapa unit ATM sudah dapat ditempatkan dalam satu lokasi.
Helmi menilai area paling strategis untuk pembangunan fasilitas tersebut berada tepat di depan Pelabuhan Donggala agar mudah diakses masyarakat.
Selain memberi kemudahan layanan transaksi, rencana pembangunan ATM center juga disebut memiliki nilai ekonomi bagi pemerintah daerah. Pemkab dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sumber pendapatan baru melalui kerja sama penyewaan tempat dengan pihak perbankan.
“Ini bukan hanya soal pelayanan masyarakat, tetapi juga peluang menambah pendapatan daerah,” katanya.
Ia berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah demi meningkatkan fasilitas publik di kawasan Pelabuhan Donggala. (uj)







