Rabu, 24 Juni 2026

Pemkab Donggala Gaungkan Gerakan Remaja Sehat Lewat Aksi Bergizi 2026

Wabup donggala saat membuka kegiatan aksi bergizi 2026 di kecamatan Tanantovea, Rabu (20/5/26).

DONGGALA – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Donggala untuk memperkuat kampanye hidup sehat di kalangan generasi muda. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi Tahun 2026 yang dibuka Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, S.Pd., M.Si mewakili Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE di SMK Al-Amiin, Desa Wani II, Kecamatan Tanantovea, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran kesehatan remaja, khususnya remaja putri, melalui pencegahan anemia sejak dini. Isu ini dinilai penting karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi mendatang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak hanya berbicara tentang perjuangan dan pembangunan, tetapi juga tentang membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, generasi muda yang sehat merupakan modal utama dalam mewujudkan kemajuan daerah. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan remaja harus dimulai sejak sekarang, terutama bagi remaja putri yang kelak akan menjadi calon ibu.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini kita maknai sebagai ajakan untuk bangkit, termasuk di bidang kesehatan. Kita ingin Donggala juga bangkit, salah satunya melalui generasi muda yang sehat,” kata Taufik.

Ia juga mengingatkan pentingnya kebiasaan mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin sebagai langkah sederhana yang dapat membantu mencegah anemia pada remaja putri.

Pemerintah daerah sendiri terus memperkuat upaya pencegahan stunting. Berdasarkan data triwulan I tahun 2026, angka stunting di Kabupaten Donggala berada pada angka 17,53 persen. Meski capaian tersebut semakin mendekati target nasional, upaya penanganan masih perlu terus ditingkatkan.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah tingginya kasus anemia pada remaja putri dan ibu hamil. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kualitas kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak.

Data tahun 2025 mencatat capaian konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri di Kabupaten Donggala telah mencapai 85,45 persen. Namun masih terdapat wilayah yang membutuhkan perhatian khusus, salah satunya wilayah kerja UPTD Puskesmas Malambora Wani yang baru mencapai 64,39 persen.

Gerakan Aksi Bergizi kali ini diisi dengan sejumlah kegiatan edukatif dan interaktif, seperti senam bersama, makan buah bersama, hingga minum tablet tambah darah secara serentak oleh para siswi. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama lintas sektor sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan gizi masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Camat Tanantovea, Kapolsek Labuan, Danramil Tawaeli, kepala sekolah, serta berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Donggala berharap kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan asupan gizi semakin meningkat, demi melahirkan generasi Donggala yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing. (uj)

banner 325x300